Belajar HTML Dasar : Element

By imadewira June 13, 2012 Tutorial HTML

Element Pada HTML

Setiap dokumen HTML terdiri dari satu atau beberapa element. Element terdiri dari atas tiga bagian yaitu : Tag Pembuka, Isi dan Tag Penutup. Berikut ini contoh Element HTML :

<title>Judul Website</title>

Pada contoh Element diatas :

  • <title> adalah Tag Pembuka
  • “Judul Website” adalah Isi (semua yang ada diantara Tag Pembuka dan Tag Penutup).
  • </title> adalah Tag Penutup.

Isi element adalah semua yang berada diantara Tag Pembuka dan Tag Penutup. Isi element dapat saja berupa element lainnya, jadi sebuah element dapat terdiri dari element lainnya. Inilah yang disebut dengan istilah “nested element”.  Dalam “nested element” yaitu element yang mengandung element lainnya, tag-tag yang ditulis tidak boleh saling tumpang tindih. Berikut ini contoh penulisan yang benar :

<p>Ini contoh tulisan cetak <b>tebal</b></p>

Jika penulisan skrip (kode) HTML salah atau kurang tepat, maka browser tidak dapat membaca dengan sempurna (terjadi error) sehingga tampilan website menjadi tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.

Jangan lupa untuk selalu menuliskan tag penutup

Contoh :

<p>Ini sebuah paragraf
<p>Ini contoh paragraf lain

Pada saat ini sebagian besar browser akan menampilkan kode HTML diatas dengan baik walaupun tanpa diisin dengan tag penutup </p>. Tetapi sebaiknya kita tetap menuliskan dan melengkapi dengan tag penutup sebagaimana mestinya karena kesalahan tanpa tag penutup itu akan menimbulkan error atau tampilan yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan ketika kode HTML yang kita buat semakin kompleks.

Element Kosong

Element kosong adalah element HTML tidak memiliki Isi. Element kosong menggunakan tag penutup pada tag pembuka. Jadi tag pembuka menjadi satu dengan tag penutup. Contohnya adalah tag <br> yaitu tag yang digunakan untuk berpindah ke baris baru. Pada XHTML, XML dan versi HTML yang lebih baru setiap element harus menggunakan tag penutup.  Untuk itu perlu ditambahkan tanda garis miring pada tag tersebut menjadi <br />. Walaupun saat ini penulisan <br> masih bisa diterima oleh semua browser, tetapi sebaiknya ditulis menjadi <br />.

Lowercase

Seperti pernah dijelaskan sebelumnya, pada dasarnya tag HTML tidak bersifat case sensitive, artinya penulisan tag HTML bisa menggunakan huruf kapital atau pun huruf kecil. Tetapi lebih disarankan untuk menggunakan huruf kecil (lowercase) atau setidaknya menggunakan huruf yang sama dalam sebuah dokumen.

Related Posts:

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *